Minggu, 19 Februari 2017

Pengalaman soal mantan


hai hai mumpung lagi mood , aku mau cerita nih.

kebetulan aku lagi galau , mumpung lagi galau2nya jadi bisa ceritakan secara detail deh. dan ya semoga bisa jadi pembelajaran untuk kita semua

aku dari dulu memang normal , kayak perempuan pada umumnya . hingga pada akhirnya aku mulai suka sama laki-laki dan ya semua cowok yang aku sukai pada menolak. kalau ditolak sih nggak papa . tapi mereka bully aku , seolah2 aku melakukan kesalahan dan harus dihukum. disitu lah aku dendam sama mereka , benci sama cowok. menganggap semua cowok itu sama aja, sama2 jahat, sama2 suka menyakiti perempuan. ditambah berita2 perempuan dihamilin , diperkosa , disiksa, dibully, direndahkan , dilecehkan, bahkan dibunuh dengan keji karena masalah sepele. disitu trauma ku dan dendam ku dengan cowok mulai meningkat . dendam itu makin lama makin meningkat.

hingga pada suatu hari , saat aku bisa mengakses  internet dan aku berpikir tidak baik aku dendam dan trauma sama laki2. karena tidak semua laki2 seburuk itu . jadi aku berusaha untuk hilangin trauma dengan berpacaran dengan internet. kenapa aku memilih itu, karena aman dan aku tak perlu merasa ketakutan. kalau mulai macam-macam ya aku blokir. aku cuman main2, nggak serius. meski aku tau orang tuaku melarang tapi aku bandel ya udah aku lakukan. aku mulai berpacaran lewat facebook dan udah berkali2 aku pacaran dengan laki2 yang kebetulan sama - sama menyukai anime. kalau mulai aneh2 dan kurang hajar ya udah tinggal diputusin dan blokir.

ya aku berkali2 pacaran dan dari situ aku mengerti namanya pacaran itu bagaimana , cowok kalau sama pacarnya kayak gimana , melihat sebagian brengseknya cowok , tau kalau cowok mesum ( baca minta pakaian seksi, minta ML, baju porno ) , manfaatin kekayaan cewek doank. aku tau cinta itu apa meski saat itu keadaan ku makin memburuk. rasa benciku makin memuncak. ditambah aku mengalami bully , rasa dendamku makin memuncak. walau begitu, aku simpan sendiri dalam hatiku, aku diam aja. aku nggak mau ada ribut, cukup diriku aja yang tau.

aku tau menyimpan sendiri itu berbahaya bagi kesehatan mental , tapi mau gimana. aku nggak punya sahabat karena tidak ada yang namanya sahabat sejati. yang ada adalah teman dikala senang saja. kalau pun ada sahabat , toh sahabat itu entah kapan suatu saat bisa berubah menjadi musuh . atau mungkin sahabat tapi di belakang musuh. mana kita tau, nggak ada yang tau apa isi hati orang lain. kalau orang tua ku ? kenapa nggak cerita ?. aku nggak mau orang tua ku shock hehehe.

tenang guys tenang , aku pacaran diam-diam tapi tetap tau diri kok. nggak aneh2 seperti anak-anak sekarang, yang hidupnya hancur karena pergaulan bebas, narkoba, minum minuman keras, sex bebas , ngomong yang tidak pantas, merokok dll yang membuat ku sampai sekarang geleng-geleng kepala. nggak habis pikir kenapa separah itu gaya pacaran anak sekarang. bahkan anak sd udah pacaran , hadeh capek deh.

ok back to topic,  ya aku coba terus bahkan aku kerjai orang2 itu. sampai akhirnya aku kena karma sendiri. aku jatuh cinta beneran sama cowok itu. dia dari facebok juga, suka anime juga , seagama juga. dia galau , karena aku kasihan dan ya udah aku temanin tanpa maksud apa-apa. berbulan2 dia galau mulu. ku berusaha sadarin dia dan kembali untuk lanjutin hidup lagi. ya dia emang kagak keras kepala  , tapi hatinya baik. entah kapan aku jatuh cinta ( yang serius, sebagai seorang perempuan ) ke dia. walau saat itu aku punya pacara ( yang main2 ). dan sampai sampai mantannya yang entah ke berapa sebut ada A. A sampai chat aku untuk jagain dia. dan aku bilang dia tanpa apa maksudnya. hingga dia dan mantannya sebut aja E ketemu di fb dan mereka cekcok berantem . dan ya akhirnya dia paham kata2 aku . dia mengerti . dia polos jadi kepala batu.

pada saat itu , aku cuman mau mendukungnya saja. aku ingin jagain dia jangan sampai dia sakiti lagi. aku tidak ada niatan untuk pacaran sama dia atau hal apa pun. aku hanya ingin lihat tersenyum . itu cukup buat aku. tapi dia nembak aku pas pergantian tahun . ya udah aku terima dan aku putusin pcr yang main2 itu.

selama aku pacaran sama dia, aku mengerti apa itu cinta yang sesungguhnya, rasanya deg2an, rasanya muka memerah, rasa senang sekali. tersenyum kayak orang gila. senang lihat dia ol. sampai akhirnya kepercayaan ku ke dia hilang dan membuat kepribadian ku berubah . dia masih mikirin mantannya yang E dan dia masih berhubungan dengan dia. hati perempuan mana yang nggak sakit dengan kenyataan itu.

kalau dia masih suka sama E ya udah mending kita putus. aku senang kalau dia jujur, ngomong terus terang. pasti aku nggak marah dan justru bisa mengerti dan mengikhlaskan. tapi dia nggak jujur dan sering bohong. dia mulai dekat2 cewek, suka mesra2an dan suka mesum sama yang lain. aku yakin , cewek mana yang nggak marah lihat pacarnya kayak gitu. aku marah , aku jengkel , aku marahin dia hingga kami sering berantem . berantem , kelahi , nangis , gitu aja terus sampai kiamat. putus nyambung putus nyambung hingga lama banget.

ada suatu kejadian dia tinggalin aku, dan aku masih kesal sama dia . aku gangguin terus sampai dia keluarin kata2 kasar dan aku juga sama , keluarin kata2 kasar. dan akhirnya aku capek dan udah puas ya udah aku jalanin kehidupan normalku . walau hatiku masih sakit, walau aku diam2 masih merindukan dia , kangen dia , dan fakta bahwa aku mencintai dia sekaligus membenci dia.

tapi ada 2 kejadian yang membuat aku makin benci dia :

1. waktu itu aku udah nggak terlalu mikirin dia , tapi dia datang. sms aku. maki2 aku , nyalahin aku , aku lihat sms nya badanku kegemetaran. tiba2 semua jadi flashback dan aku keingat semua. aku nggak tau kenapa . aku tanya kenapa dan apa yang kamu mau. dia bilang nggak ada terus minta maaf. ngak mungkin dia tiba2 sms tanpa penyebab. dan ternyata dia punya pcr baru. kalau dia mau punya pcr kenapa harus ganggu aku. kenapa ? harus aku yang jadi sasaran. ya udah untung aku masih ada fb ku yang bisa kehubung fbnya dia dan aku masih bisa berhubungan dengan dia. dan ternyata benar. badanku begetar, aku menangis . aku dengan berat hati dan tegar bilang ke pacar barunya dia. tolong jagain dia ya. aku sama sekali tak ada niatan untuk hancurin hubungan dia atau apa. aku ingin lihat dia bahagia dan aku bisa kembali ke normal

2. dan kedua ini kejadian pas akhir tahun. tiba2 dia sms aku  ucapin selamat natal. tapi karena aku ketakutan duluan aku bilang aku udah punya pcr, aku udah bahagia dl. dan entah kenapa dia maksa untuk balikkan. dan karena aku masih sayang sama dia ya udah aku balikan sama dia

sejak saat itu , sifatnya dia berubah. dia lebih kasar, dia lbih mesum , dan dia lebih suka berbohong. dan ya terjadilah drama putus nyambung putus. ya udah karena aku udah lelah. dan perbedaan kita sangat jauh . ya udah aku udah janji untuk tidak balikkan lagi sama dia. walau sampai sekarang aku masih sayang dan cinta sama dia.

jujur aja ini juga kesalahan ku juga. aku terlalu posesif, aku terlalu curigaan dll. ya maklumlah lewat onlihe, ldr . tapi mau gimana lagi. aku belum siap terima perubahan yang begitu ekstrim . gitu . jujur aja aku nulis ini sambil menangis, tapi tak apa-apa. semua butuh proses untuk menerima keadaan.

dan ya pelajaran yang kita ambil dari kisah ku :

1. jangan terlalu benci sama seseorang , apalagi balas dendam . nanti kena karma malah galau hahhaa
2. jangan terlalu cinta sama laki2 , apalagi cuman lewat online. belum tentu orang itu asli cowok. maksud ku fotonya A tapi ketemu di nyata malah beda
3.kalau kalian sudah mulai nggak nyaman , ya sudah jangan dilanjutin. makusdku apabila mantan minta balikan meski sudah tau sifatnya tidak baik. jangan dilanjutkan
4. pacaran yang sewajarnya aja , jangan menyimpang. kayak sex , bergaulan bebas, dll
5.  percayalah sama pasangan mu, jangan terlalu posesif dan pencumburu banget

sekian cerita ku, semoga kita bisa belajar untuk lebih berhati2 lagi.

dan aku lagi berusaha untuk move on dan suau saat nanti aku akan membuka hati untuk nerima laki2 lagi.

sekian dan terimah kasih ^^








Tidak ada komentar:

Posting Komentar